Selasa, 09 Oktober 2018

Sistem Cerdas(AI)


                                                   SISTEM CERDAS

Definisi Teknologi Sistem Cerdas :

Apa itu teknologi? Secara umum, teknologi didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Tetapi ada juga definisi lain yakni teknologi sebagai sains terapan, khususnya para ilmuan dan insinyur. Dalam penggunaan ini, pengertian teknologi mengacu pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah di dunia nyata.

Teknologi di dunia kini sudah sangat maju, terlebih dengan adanya system cerdas. Sistem cerdas merupakan cabang  terpenting dalam dunia komputer. Komputer tidak hanya alat untuk menghitung, tetapi diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia. Manusia mempunyai pengetahuan, pengalaman dan kemampuan penalaran dengan baik, agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Sistem

      Sistem merupakan suatu komponen atau subsistem yang berkumpul menjadi satu kesatuan yang mempunyai tujuan yang sama. Sistem dalah kehidupan sehari-hari cukup banyak. contohnya adalah CPU. CPU merupakan sebuah sistem yang terdiri dari subsistemnya yang berupa motherboard, PSU, haddisk, VGA dan lainya yang membentuk suatu sistem yaitu CPU.

Pengertian Sistem Cerdas

     Teknologi sistem cerdas merupakan gabungan antara teknologi sistem cerdas, yang mana teknologi berarti sarana atau alat yang mempermudah kehidupan sehari-hari. sedangkan sistem adalah suatu komponen yang berkumpul menjadi satu dan mempunya tujuan yang sama.

     Untuk mempermudah kehidupan manusia, manusia membuat suatu teknologi yang dapat berpikir, menganalisa dan mengambil keputusan secara tepat. seperti robot, robot diciptakan manusia untuk mengurangi kesalahan yang sering dilakukan manusia atau human error. Contoh dari teknologi sistem cerdas AI atau Artificial Intelligent, smartphone, computer, robot dan masih banyak lagi yang lainnya.


AI ( Artificial Intelligence )



Definisi Kecerdasan Buatan :

Secara sederhana AI adalah teknik dan ilmu untuk membuat suatu mesin menjadi cerdas, terutama untuk program komputer. Kecerdasan yang dimaksud adalah kecerdasan seperti yang dimiliki manusia, sehingga sebuah komputer dapat mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah dengan pemikiran seperti seorang manusia.

Tujuan penilitian dari AI meliputi penalaran, pengetahuan, perencanaan, pembelajaran, pemrosesan bahasa alami, persepsi dan kemampuan untuk mengerakan dan memanipulasi objek. Kecerdasan umum adalah salah satu tujuan jangka panjang dari AI. AI sudah menciptakan sejumlah besar alat untuk menyelesaikan masalah yang sulit pada bidang komputer. Bidang AI mengacu pada ilmu komputer, matematika, psikologi, linguistik, filsafat, ilmu saraf, psikologi buatan dan banyak lainnya.

Pengertian AI

Artificial Intelligence atau AI merupakan simulasi proses kecerdasan manusia oleh mesin, terutama sistem komputer. Proses ini meliputi pembelajaran atau perolehan informasi dan peraturan untuk menggunakan informasi, penalaran dengan menggunakan peraturan untuk mencapai perkiraan atau kesimpulan pasti, dan koreksi diri. Aplikasi khusus AI termasuk sistem ahli, pengenalan ucapan dan penglihatan mesin.

AI diciptakan oleh John McCarthy, seorang ilmuwan komputer Amerika, pada tahun 1956 di The Dartmouth Conference. Saat ini, AI adalah istilah umum yang mencakup segala hal mulai dari otomatisasi proses robot sampai robotika sebenarnya. AI juga telah menjadi perhatian baru-baru ini karena untuk data besar, atau peningkatan kecepatan, ukuran dan variasi bisnis data lebih cepat untuk dikumpulkan. AI dapat melakukan tugas seperti mengidentifikasi pola dalam data secara lebih efisien daripada manusia, memungkinkan perusahaan mendapatkan lebih banyak wawasan dari datanya.

Sejarah AI

Era komputer elektronik (1941)

Ditemukannya pertama kali alat penyimpanan dan pemrosesan informasi yang disebut komputer elektronik. Penemuan ini menjadi dasar pengembangan program yang mengarah ke AI.


Masa persiapan AI (1943-1956)

Tahun 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitts berhasil membuat suatu model saraf tiruan di mana setiap neuron digambarkan sebagai ‘on’ dan ‘off’. Mereka menunjukkan bahwa setiap fungsi dapat dihitung dengan suatu jaringan sel saraf dan bahwa semua hubungan logis dapat diimplementasikan dengan struktur jaringan yang sederhana.

Pada tahun 1950, Norbert Wiener membuat penelitian mengenai prinsip-prinsip teori feedback. Contoh terkenal adalah thermostat.
Pada tahun 1956, John McCarthy meyakinkan Minsky, Claude Shannon, dan Nathaniel Rochester untuk membantunya melakukan penelitian dalam bidang automata, jaringan saraf, dan pembelajaran intelijensia. Mereka mengerjakan proyek ini selama 2 bulan di Universitas Dartmouth. Hasilnya adalah program yang mampu berpikir non-numerik dan menyelesaikan masalah pemikiran, yang dinamakan Principia Mathematica. Hal ini menjadikan McCarthy disebut sebagai father of Artificial Intelligence/ Bapak Kecerdasan Buatan.

Awal perkembangan (1952-1969)



Pada tahun 1958, McCarthy di MIT AI Lab mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi yaitu LISP, yang sekarang mendominasi pembuatan program-program AI. Kemudian, McCarthy membuat program yang dinamakan programs with common sense. Di dalam program tersebut, dibuat rancangan untuk menggunakan pengetahuan dalam mencari solusi.


Pada tahun 1959, Program komputer General Problem Solver berhasil dibuat oleh Herbert A. Simon, J.C. Shaw, dan Allen Newell. Program ini dirancang untuk memulai penyelesaian masalah secara manusiawi. Pada tahun yg sama Nathaniel Rochester dari IBM dan para mahasiswanya merilis program AI yaitu geometry theorem prover. Program ini dapat mebuktikan suatu teorema menggunakan axioma-axioma yang ada.

Pada tahun 1963, program yang dibuat James Slagle mampu menyelesaikan masalah integral tertutup untuk mata kuliah Kalkulus. Pada tahun 1968, program analogi buatan Tom Evan menyelesaikan masalah analogi geometri yang ada pada tes IQ.



Perkembangan AI melambat (1966-1974)



Perkembangan AI melambat disebabkan adanya beberapa kesulitan yang di hadapi seperti  Program-program AI yang bermunculan hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali pengetahuan pada subjeknya, banyak terjadi kegagalan pada pembuatan program AI, terdapat beberapa batasan pada struktur dasar yang digunakan untuk menghasilkan perilaku intelijensia.


Sistem berbasis pengetahuan (1969-1979)

Pada tahun 1960an, Ed Feigenbaum, Bruce Buchanan, dan Joshua Lederberg merintis proyek DENDRAL yaitu program untuk memecahkan masalah struktur molekul dari informasi yang didapatkan dari spectometer massa. Dari segi diagnosa medis juga sudah ada yang menemukan sistem berbasis Ilmu pengetahuan, yaitu Saul Amarel dalam proyek computer ini biomedicine. Proyek ini diawali dari keinginan untuk mendapatkan diagnosa penyakit berdasarkan pengetahuan yang ada pada mekanisme penyebab proses penyakit.



AI menjadi sebuah industry (1980-1988)



Industralisasi AI diawali dengan ditemukannya sistem pakar yang dinamakan R1 yang mampu mengkonfigurasi sistem-sistem komputer baru. Program tersebut mulai dioperasikan di Digital Equipment Corporation (DEC), McDermott, pada tahun 1982. Pada tahun 1986, program ini telah berhasil menghemat US$ 40 juta per tahun.


Pada tahun 1988, kelompok AI di DEC menjalankan 40 sistem pakar. Hampir semua perusahaan besar di USA mempunyai divisi Ai sendiri yang menggunakan ataupun mempelajari sistem pakar. Booming industry Ai juga melibatkan perusahaan-perusahaan besar seperti Carnegie Group, Inference, IntelliCorp, dan Technoledge yang menawarkan software tools untuk membangun sistem pakar. Perusahaan hardware seperti LISP Machines Inc., Texas Instruments, Symbolics, dan Xerox juga turut berperan dalam membangun workstation yang dioptimasi untuk pembangunan program LISP. Sehingga, perusahaan yang sejak tahun 1982 hanya menghasilkan beberapa juta US dollar per tahun meningkat menjadi 2 milyar US dollar per tahun pada tahun 1988.


Kembalinya jaringan saraf tiruan (1986 – sekarang)

Meskipun bidang ilmu komputer menolak jaringan saraf tiruan setelah diterbitkannya buku ‘Perceptrons’ karangan Minsky dan Papert, tetapi para ilmuwan masih mempelajari bidang ilmu tersebut dari sudut pandang yang lain, yaitu fisika. Ahli fisika seperti Hopfield (1982) menggunakan teknik-teknik mekanika statistika untuk menganalisa sifat-sifat penyimpanan dan optimasi pada jaringan saraf. Para ahli psikolog, David Rumhelhart dan Geoff Hinton melanjutkan penelitian mengenai model jaringan saraf pada memori. Pada tahun 1985-an sedikitnya empat kelompok riset menemukan algoritma Back-Propagation. Algoritma ini berhasil diimplementasikan ke dalam ilmu bidang komputer dan psikologi.




Perbedaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Kecerdasan Alami Dengan Konvensional

Kecerdasan Buatan:

- Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya.

- Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap. Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, maka pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain.

- Lebih murah. 

- Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.

- Bersifat konsisten karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.

- Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.

- Lebih cepat.

- Lebih baik.



Kecerdasan Alami:

- Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.

- Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus bekerja dengan input-input simbolik.

- Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

Perbedaan antara Pemrograman AI dan Konvensional

AI

- Representasi dan Manipulasi simbol.
- Memberitahu komputer tentang suatu masalah.
- Komputer diberi pengetahuan dan kemampuan inferensi.

Komputasi Konvensional

- Algoritama.
- Memerintah komputer untuk menyelesaikan masalah.
- Memberi data kepada komputer dan program.


Sumber :





Senin, 02 Juli 2018

MAINTENANCE DALAM PENGEMBANGAN SOFTWARE SYSTEM

                     MAINTENANCE DALAM PENGEMBANGAN SOFTWARE SYSTEM



Istilah pemeliharaan perangkat lunak digunakan untuk menjabarkan aktivitas dari analis sistem (software engineering) yang terjadi pada saat hasil produk perangkat lunak sudah dipergunakan oleh pemakai (user). Biasanya pengembangan produk perangkat lunak memerlukan waktu antara 1 sampai dengan 2 tahun, tetapi pada pase pemeliharaan perangkat lunak menghabiskan 5 sampai dengan 10 tahun. Aktivitas yang terjadi pada pase pemeliharaan antara lain :

Penambahan atau peningkatan atau juga perbaikan untuk produk perangkat
lunak, meliputi :
       1. penambahan fungsi-fungsi baru
       2. perbaikan tampilan dan modus interaktif
       3. perbaharui dokumen ekstemal
       4. perbaharui dokumentasi internal
       5. perbaharui karakteristik perfomansi dari sistem
4 Jenis Kategori Maintenance dalam Software

  1. Corrective maintenance, ini kita lakukan ketika sebuah bug ditemukan pada sistem dan kita harus melakukan perbaikan.
  2. Adaptive maintenance, ketika sistem yang kita buat harus mengadaptasi perubahan pada environment dimana sistem tersebut berjalan. Misalnya, ketika membuat sebuah aplikasi Android, kita harus melakukan maintenance ketika versi Android di upgrade, agar aplikasi kita tetap compatible.
  3. Perfective maintenance, ketika pengguna sistem atau stakeholder merubah requirement dari sistem yang kita bangun.
  4. Preventive maintenance, ketika kita hendak meningkatkan kualitas sistem yang kita bangun atau hendak menanggulangi sebuah bug sebelum bug tersebut terjadi.
Aspek Kegiatan Maintenance

Beberapa aspek-aspek penting dalam perencanaan perawatan adalah:

1. Perencanaan
Perencanaan adalah kegiatan untuk menjalankan fungsi
Aspek-Aspek penting dalam perawatan perencanaan adalah :
·         Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan
·         Penyusunan sistem perawatan
·         Kegiatan pengontrolan dan pencatatan
·         Penerapan sistem perawatan dan pencatatan

Sedangkan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan perencanaan perawatan adalah ruang lingkup pekerjaan, prioritas pekerjaan, kebutuhan ketrampilan, kebutuhan tenaga kerja, kebutuhan peralatan dan kebutuhan material.

2.      Pemeriksaan
Kegiatan pemeriksaan yang telah tersusun dengan teratur akan menjaga performa mesin dalam keadaaan optimal dan dapat berfungsi sesuai standar. Kegiatan pemeriksaan terdiri dari:
·      Pemeriksaan operasional
·      Pemeriksaan pemberhentian
·      Pemeriksaan overhaul.

3.      Pemilihan komponen/ suku cadang 
Pemilihan komponen atau suku cadang merupakan kegiatan yang paling penting dalam menjalankan kegiatan overhaul. Dengan pemilihan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menjaga mesin tetap dapat bekerja dalam kondisi standar.

Manfaat Pemeliharaan Software
Ada beberapa manfaat dari pemeliharaan software, yaitu sebagai berikut :
1. Dapat memastikan kesesuaian dengan kebutuhan fungsionalitas teknis software.
2. Dapat memastikan kesesuaian kebutuhan pihak manajerial mengenai jadwal dan budget.
3. Dapat meningkatkan efisiensi software berikut juga aktifitas pemeliharaannya.


Wawasan : http://fitraexact.blogspot.com/2013/08/tugas-10-pemeliharaan-software-software_18.html

Jumat, 27 April 2018

                               PERNGEMBANGAN APLIKASI BNI MOBILE BANKING

                                                         Image result for BNI MOBILE BANKING ui
BNI Mobile Banking adalah fasilitas layanan perbankan yang memudahkan Anda untuk bertransaksi langsung melalui smartphone Anda, secara aman, mudah, dan cepat. BNI Mobile Banking memberikan layanan transaksi informasi saldo, transfer, pembayaran tagihan telepon, pembayaran Kartu Kredit, Pembayaran Tiket Pesawat, Pembelian Pulsa, Pembukaan rekening Taplus, Pembukaan rekening Deposito, dll. Aplikasi BNI Mobile support untuk smartphone dengan OS Android dan iOS. BNI Mobile Banking juga dapat diaktivasikan dan digunakan untuk bertransaksi di luar negeri.
Nasabah BNI yang ingin menggunakan BNI Mobile Banking dapat mengunjungi cabang terdekat untuk melakukan registrasi, untuk selanjutnya melakukan aktivasi di aplikasi BNI Mobile Banking yang dapat di-download di Play Store dan App Store

Fitur-fitur BNI Mobile Banking

  1. Informasi
    • Saldo (tabungan, giro, deposito, tapenas, pinjaman, DPLK, Investasi).
    • Mutasi (tabungan, giro, deposito, tapenas, pinjaman, DPLK).
    • Transaksi Terakhir (tabungan, giro, deposito, tapenas, pinjaman, DPLK).

  2. Transfer
    • Antar BNI.
    • Antar Bank.
    • Kliring.
    • Dana Pensiun.
    • Rekening Sendiri.

  3. Pembayaran
    • Kartu Kredit BNI.
    • Kartu Kredit Bank Lain.
    • Pasca Bayar Telp.
    • Listrik.
    • BPJS.
    • MPN G2.
    • Multifinance.
    • TV Berlangganan.
    • ZIS Dan Qurban.
    • Pembayaran PDAM.
    • Asuransi.
    • Tiket Kereta Api.
    • Tiket Penerbangan.
    • Internet.
    • Pinjaman Personal.
    • Pegadaian.
    • Biaya Pendidikan.
    • Pajak.
    • PGN.

  4. Pembelian
    • Voucher Prabayar Telepon.
    • Token Listrik PLN.
    • Top Up Agen Penerbangan.
    • Top Up Go-Pay.
    • Top Up UnikQu.
    • Top Up TapCash.
    • Voucher TV Berlangganan.
    • Paket Data.

  5. Layanan lainnya
    • BNI Debit Online (VCN).
    • Pembukaan Rekening Taplus.
    • Pembukaan Rekening Tapenas.
    • Pertamina LPG 3Kg.
    • Pembukaan Rekening Deposito.

  6. Administrasi
    • Ubah MPIN.
    • Ubah Password.
    • Hapus Daftar Favorit.



diatas merupakan design UI(user interface) dari BNI mobile banking yang sayang mudah dan nyaman ketika sedang berhadapan dan membuka aplikasi

Pada versi terbaru di playstore terdapat pembaharuan versi terbaru dari developer yaitu adnya pembayaran firstmedia closed payment yang ditambahkan di menu .Diversi sebelumnya design untuk memunculkan nama pemilik rekening dan no rekening yang disertakan dengan saldo belum ditampilkan ,dari versi sebelum ini sudah ada  jaditidak perlu membuka menu rekeningku untuk melihat nama dan no rekening serta saldo

Saya dari 1 tahun lalu menggunakan BNI mobile banking dikarena sangat mempermudah transaksi dan berbagai macam pembayaran menjadi sangan mudah

                                    Application Service Library 


     -ASL kepanjangan dari Application Service Library. Kumpulan dari pedoman praktek terbaik tentang pengelolaan pengembangan dan pemeliharaan aplikasi.

ASL adalah sebuah framework untuk proses manajemen aplikasi. ASL adalah domain publik standar untuk manajemen aplikasi. ASL adalah standar yang independen, terpisah dari IT Infrastructure Library (ITIL), tetapi terkait dengannya dalam pengertian kepatuhan terhadap standar-standar untuk mengelola proses dan memberikan keterkaitan yang erat, kepatuahan dari kumpulan publik domain dari suatu pedoman.

ASL lebih dari sekadar framework. Karena didukung oleh praktek-praktek terbaik yang diambil dari sejumlah organisasi. Konsep ASL akan dikembangkan oleh yayasan dan para pendukungnya secara berkelanjutan.


-Framework
Framework ASL terdiri dari enam proses cluster, dibagi menjadi tiga tingkat yaitu proses operational, managing and strategic levels (gambar 4.1). Memilki sudut pandang jangka pendek dan menengah, sedangkan sudut pandang proses untuk beberapa tahun ke depan. strategis menghadap ke arah horizontal
  



Dukungan aplikasi klaster pada tingkat operasional bertujuan untuk memastikan bahwa aplikasi saat ini digunakan dengan cara yang paling efektif untuk mendukung proses bisnis, menggunakan minimal sumber daya dan mengarah ke minimal gangguan operasional.

-Ada 4 proses dalam cluster Dukungan Aplikasi. Proses dalam cluster Organisasi Layanan mendukung penggunaan sehari-hari dari sistem informasi. Proses dalam cluster ini adalah:
·  Continuity Management  



sumber:

Minggu, 01 April 2018

Capability Maturity Model






Capability Maturity Model disingkat CMM adalah model kematangan kapabilitas) adalah suatu model kematangan kemampuan (kapabilitas) proses yang dapat membantu pendefinisian dan pemahaman proses-proses suatu organisasi. Pengembangan model ini dimulai pada tahun 1986 oleh SEI (Software Engineering Institute) Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Universitas Carnegie Mellon di PittsburghAmerika Serikat.

secara umum, maturity model biasanya memiliki ciri sebagai berikut:
  1. Proses pengembangan dari suatu organisasi disederhanakan dan dideskripsikan dalam wujud tingkatan kematangan dalam jumlah tertentu (biasanya empat hingga enam tingkatan)
  2. Tingkatan kematangan tersebut dicirikan dengan beberapa persyaratan tertentu yang harus diraih.
  3. Tingkatan-tingkatan yang ada disusun secara sekuensial, mulai dari tingkat inisial sampai pada tingkat akhiran (tingkat terakhir merupakan tingkat kesempurnaan)
  4. Selama pengembangan, sang entitas bergerak maju dari satu tingkatan ke tingkatan berikutnya tanpa boleh melewati salah satunya, melainkan secara bertahap berurutan.
Pada tahun 2000 CMM dileburkan ke dalam CMMI (Capability Maturity Model Integration). Peleburan ini disebabkan karena adanya kritik bahwa pengaplikasian CMM di pengembangan perangkat lunak khususnya bisa menimbulkan masalah karena model CMM yang belum terintegrasi di dalam dan di seantero organisasi. Ini kemudian memunculkan beban biaya dalam hal pelatihan, penaksiran kinerja, dan aktivitas perbaikan.



- SOFTWARE MAINTENANCE
Ada 4 jenis maintenance dalam software:
  1. Corrective maintenance, ini kita lakukan ketika sebuah bug ditemukan pada sistem dan kita harus melakukan perbaikan.
  2. Adaptive maintenance, ketika sistem yang kita buat harus mengadaptasi perubahan pada environment dimana sistem tersebut berjalan. Misalnya, ketika membuat sebuah aplikasi Android, kita harus melakukan maintenance ketika versi Android di upgrade, agar aplikasi kita tetap compatible.
  3. Perfective maintenance, ketika pengguna sistem atau stakeholder merubah requirement dari sistem yang kita bangun.
  4. Preventive maintenance, ketika kita hendak meningkatkan kualitas sistem yang kita bangun atau hendak menanggulangi sebuah bug sebelum bug tersebut terjadi.

Konsep dan perencanaan maintenance :
  1. Mengandung ruang lingkup (scope) maintenance perangkat lunak.
  2. Proses setelah perangkat lunak selesai.
  3. Harus diketahui siapa yang akan melakukan maintenance.
  4. Perkiraan biaya maintenancesiklus hidup perangkat lunak.
Teknik-teknik Maintenance
Software maintenance yang efektif dilakukan dengan teknik  yang spesifik atau  khusus untuk maintenance.  Beberapa  teknik  praktis  yang  biasa  dipakai maintener
  1. Program Comprehension
  2. Re-engineering
  3. Reverse engineering
  4. Impact Analysis